TML Outdoor Learning ditujukan sebagai pembekalan kepada siswa untuk menjadi pembelajar yang mandiri dan berkelanjutan, yang mampu mencapai prestasi belajar puncak dan menghadapi berbagai tantangan hidup secara efektif. TML (Total Mind Learning) merupakan serangkaian metode intervensi afeksi dan kognisi, yang didasari pada prinsip bahwa semua prilaku merupakan hasil pembelajaran dan memiliki struktur yang dapat dimodifikasi, sehingga memungkinkan individu untuk menyusun informasi dan persepsinya pada tatanan yang paling memungkinkan pencapaian hasil dramatis. Dengan demikian setelahnya individu selalu memiliki rasa penasaran dan hasrat untuk terus belajar mengenai semua pengalamannya dan meyakini bahwa hidup merupakan kesempatan belajar yang sangat berharga.
“Efektifitas Kehidupan (Life Effectiveness)” mengacu pada kemampuan personal yang merupakan faktor penentu seberapa efektifnya individu dalam mencapai berbagai tujuannya dalam hidup. Salah seorang tokoh yang memperkenalkan pendekatan ini adalah Steven Covey, pada bukunya yang terkenal "7 Habits of Highly Effective People". Kemampuan efektifitas individu dapat dianalogikan pada seberapa baiknya siswa menjalankan kewajibannya di sekolah, demikian pula pada kehidupan personal dan sosial. Efektifitas hidup merupakan pondasi performa individu dalam berbagai aspek kehidupan dan merupakan kemampuan yang dapat dikembangkan dan dipelajari. Keefektifan hidup sangat berhubungan dengan “kemampuan personal”, “kecerdasan praktis”, "life fitness", “kompetensi personal” dan “efikasi diri (self-efficacy)”. Untuk mengukur mengukur dan meningkatkan “Efektifitas Kehidupan” TML menggunakan metodologi LEQ yang dikembangkan oleh James Neil, Ph.D.
Mengacu pada definisi yang diajukan oleh Peter Drucker, Entrepreneur adalah individu yang mencari dan merespon pada perubahan dan mengeksploitasnya berbagai kesempatan yang terkait dengan perubahan tersebut. Inovasi merupakan ciri kekhususan dari seorang Entrepreneur sehingga seorang Entrepreneur efektif merupakan individu yang mengubah “source” menjadi “resource”. Mengingat Entrepreneurship lebih mengacu pada typical performance dari individu, maka entrepreneurship tidak dapat dipelajari di bangku sekolah. Mengacu pada uraian di atas, “Efektifitas Kehidupan” merupakan hal utama yang membentuk seorang Entrepreneur. Dengan mengembangkan “Efektifitas Kehidupan” siswa, sebenarnya turut meningkatkan Entrepreneurship pada siswa yang bersangkutan.
TML Outdoor Learning ditujukan untuk:
- Memberikan pembekalan kepada siswa mengenai konsep “Efektifitas Kehidupan”, sehingga: